Ria Ricis
blog

Algoritma Rumit, Alasan Dibalik Youtuber Pamit Dari Youtube

Ada kabar mengejutkan dari Ria Ricis. Youtuber yang termasuk dalam jajaran influencer terkaya di Indonesia itu mengundurkan diri dari dunia You tube. Adik dari aktris Oki Setiana Dewi itu mengunggah video berjudul “Saya Pamit” melalui akun Ricis Official.

Dalam video itu dia menjelaskan alasannya pamit dari Youtube. Ricis mengaku jenuh dan ingin melakukan sesuatu yang berbeda. Dalam video itu Ricis menjelaskan perjalanan karirnya menjadi Selebgram sampai akhirnya menjadi Youtuber yang memiliki subscriber terbanyak di Indonesia sampai saat ini.

“Banyak yang bilang perjalanan karir (Youtuber) Ricis sangat singkat. Padahal dalam waktu singkat itu aku kerja keras. Aku bikin konten sendiri, mikir ide sendiri, sampai nerima request video juga. Pernah syuting sampai malam, dan itu sudah ngantuk banget,” ungkap Ricis dalam video yang ditonton lebih dari 4 juta audiens tersebut.

Hingga saat ini, kanal Youtube Ricis telah memiliki 15 juta lebih subscriber. Seperti yang dikutip dari Cermati.com, penghasilan Ricis berasal dari endorsement. Untuk menggunakan jasa influencer marketing Ricis, pemilik usaha harus mengeluarkan Rp. 4 sampai Rp. 7 juta per sekali posting. Jika dalam sebulan Ricis bisa mengunggah 100 konten, maka penghasilannya bisa mencapai Rp. 700 juta per bulan. Angka itu belum termasuk yang didapatkannya dari Youtube dan iklan social media lainnya.

“Untuk kalian yang like, dan subscribe sampai saat ini tembus 16 juta subscriber, aku ucapkan terimakasih. Aku sayang banget sama kalian. Intinya habis ini nggak ada video lagi, nggak tau sampai kapan,” urai Ricis berpamitan.

Fenomena Burnout

Tak hanya Ricis, rupanya banyak Youtuber dunia yang juga mengundurkan diri. Sebut saja Michelle Phan, Dolan Twins, Jake Paul, hingga Alisha Marie. Seperti yang dilansir dari Gridheath, fenomena rehatnya para Youtuber akibat kejenuhan ini disebut “burnout”. Kondisi ini kerap menimpa sesorang saat mengalami stress yang berhubungan dengan pekerjaan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut burnout sebagai fenomena kelelahan bekerja. Burnout dianggp sebagai sindrom stres kronis karena pekerjaan yang belum berhasil dikelola. Ada tiga elemen penyebab burnout, yaitu perasaan lelah, terasing dari pekerjaan, dan kinerja yang buruk di tempat kerja.

Para Youtuber memiliki pola kerja yang berbeda dari para pekerja kantoran. Mereka harus bekerja sendirian, membuat ide, merekam video, bahkan membintangi dan mengedit video. Mereka juga harus membalas komentar dari para subscriber. Seperti yang dilansir dari Variety, fenomena burnout para Youtuber ini disebabkan oleh algoritma yang diterapkan Youtube.

Algoritma Semakin Rumit

Youtube menerapkan algoritma yang lebih ketat saat ini. Youtube lebih menyukai konten yang diunggah secara rutin dan memiliki engangement tinggi kepada audiens. Jika tidak, Youtube akan mengurangi frekuensi tayang yang menyebabkan konten itu tidak banyak diminati audiens. Algoritma ini membuat para Youtuber berkompetisi satu sama lainnya. Kondisi yang dialami Ricis juga dialami oleh lifestyle vlogger Alisha Marie.

“Saya sudah tidak mencintai Youtube. Ini menyakiti hati saya,” ungkap Alisha seperti dikutip Variety. Alisha merasa tertekan dengan peraturan baru yang mengharuskan dia memproduksi lebih banyak konten. Jika tidak, para audiens akan berkurang sehingga menyebabkan pendapatannya lewat Youtube pun berkurang.

Pimpinan CreatorIQ, sebuah platform influencer makerting, Tim Sovay mengatakan fenomena ini memberi tekanan bagi para content creator. “Ini fenomena nyata. (Youtube) seakan menjadi rutinitas yang memberikan tekanan (kepada Youtuber) untuk sukses,” jelasnya.

Youtuber terkenal di dunia, Michele Phan juga memutuskan rehat dari profesi ini. Beauty blogger ini mengaku depresi terhadap peraturan Youtube. ”Saya sudah tidak berminat lagi. Saya depresi,” ungkap Phan saat rehat dari Youtube.

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *