Strategi Branding
Marketing

Jangan Malas, Manfaatkan Momen #dirumahaja Untuk Bangun Strategi Branding

Beberapa pelaku usaha mungkin berfikir untuk menghentikan bisnisnya di masa pandemi Covid-19 ini. Sebagian besar perusahaan terpaksa untuk merumahkan karyawannya, parahnya lagi, karyawan yang di rumahkan tidak mendapatkan gaji penuh atau bahkan tidak mendapatkan gaji sama sekali. Sebaiknya jangan jadikan Covid-19 sebagai alasan menyerah. Anda justru bisa memanfaatkan situasi sekarang untuk merancang strategi branding produk yang lebih baik.

Ini juga berlaku bagi Anda yang sedang bekerja dari rumah. Work from home jangan dijadikan sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Sebagai karyawan Anda juga bisa membangun branding diri dengan cara yang produktif.

Kenyataannya, tak semua orang memahami cara mem-branding produk yang baik. Artikel ini akan membahas mengenai cara branding produk yang tepat yang bisa Anda lakukan dari rumah. Mari kita bahas satu persatu

Apa Itu Branding?

Online Business for Beginners

Dalam bahasa sederhana, branding adalah usaha untuk membangun citra yang baik pada sebuah produk atau bisnis. Branding sangat penting dilakukan bagi Anda yang ingin memperkenalkan produk Anda kepada khalayak yang lebih luas.

Branding juga dapat diartikan sebagai cara untuk menciptakan persepsi audiens terhadap produk. Umumnya, para pebisnis gemar melakukan branding melalui platform iklan dan strategi pemasaran. Pada artikel ini, kami akan membahas mengenai upaya branding yang dilakukan secara online.

Branding yang dirancang khusus dengan strategi pemasaran online merupakan solusi terbaik yang bisa kita lakukan di tengah pandemi Covid-19.

Sebelum lebih jauh, mari kita amati beberapa produk yang justru mengalami peningkatan permintaan di saat bencana wabah Covid-19 melanda, sebagai berikut:

Bisnis Yang Mengalami Peningkatan di Tengah COVID-19

K12

K12 merupakan perusahaan yang fokus menyediakan layanan pendidikan berbasis online untuk anak-anak. Saham perusahaan ini melonjak sebesar 19 persen.

Zoom Video

Penyedia layanan konferensi video ini mengalami peningkatan pengguna mencapai 67 persen per hari (data Apptopia). Zoom Video menjadi aplikasi konferensi video yang banyak digunakan oleh perusahaan. Kebijakan work from home (WFH) atau kerja dari rumah, turut menyebabkan peningkatan penggunaan aplikasi ini.

Selain perusahaan, Zoom Video juga digunakan sebagai media belajar mengajar. Sebagian besar sekolah telah diliburkan karena pandemi Corona, sebagai gantinya, siswa diminta untuk sekolah dari rumah. Zoom Video menjadi salah satu sarana yang digunakan sebagai media belajar mengajar yang efektif.

Zoom Video juga mulai digunakan oleh kalangan akademisi. Kemudahan komunikasi yang diberikan oleh aplikasi ini, menjadi media komunikasi yang baik selama proses perkuliahan secara online.

Google Hangouts Meet

Platform konferensi video online besutan Google ini juga menjadi salah satu aplikasi yang digemari saat ini. Google Hangout Meet mempu digunakan oleh 250 peserta sekaligus dalam satu kali konferensi. Pengguna fitur streaming ini mencapai 100 ribu pengguna setiap harinya.

Spatial

Perusahaan developer aplikasi augmented reality (AR) ini juga mengalami peningkatan permintaan. Permintaan layanan spatial meningkat sebanyak 400 persen dalam waktu sebulan. Jumlah pengguna nya pun naik 50 persen dalam seminggu.

Teladoc

Teladoc merupakan perusahaan medis berbasis teknologi. Teladoc memberikan layanan menghubungkan doker dengan pasien secara online. Saham Taladoc meningkat sebesar 10 persen dalam seminggu, dan akan diperkirakan mencapai 50 persen di tahun ini.

Netflix

Platform streaming film ini mengalami peningkatan pengguna sebanyak 15 persen per hari.

YouTube

Platfrom berbagai video besutan Google ini selalu mengalami peningkatan pengguna. YouTube selalu menempati posisi teratas untuk kategori platform media sosial terpopuler di dunia.

Itu lah beberapa produk yang mengalami peningkatan permintaan di masa pendemi Covid-19. Kenapa produk tersebut laris di masa seperti ini? Jawabannya hanya satu, semua produk tersebut bisa ditemukan secara online.

Saat ini sedang terjadi perubahan perilaku masyakarat secara besar-besaran. Penyebaran virus Corona yang dapat menular melalui kontak fisik membuat sebagian besar masyarakat dunia memilih berinteraksi secara online.

Baca Juga: Tips Menjadi Youtuber, Review Konten dan Penghasilan Youtuber Pemula di Bali

Beberapa produk yang telah disebutkan di atas tadi rupanya telah menjawab permasalahan yang dihadapi audiens. Saat kondisi tidak memungkinkan untuk melakukan kontak fisik, aplikasi tersebut justru menjadi alternatif untuk berkomunikasi melalui jaringan internet. Cukup dengan perangkat ponsel atau laptop dan koneksi internet, Anda sudah bisa mengakses aplikasi tersebut.

Kenapa Harus Branding Secara Online?

Berikut merupakan beberapa kriteria kenapa Anda harus melakukan branding secara online, antara lain:

Konsumen Enggan Melakukan Kontak Fisik

Saat ini bertemu dengan orang lain, mengobrol sambil bercanda di café atau kedai kopi, mungkin bukanlah ide yang baik. Konsumen Anda cenderung mencari produk yang memungkinkan mereka untuk tidak melakukan kontak fisik saat mendapatkannya.

Konsumen Cenderung Meriset Dari Internet

Salah satu kenyataan yang harus Anda terima adalah, saat ini sebagian besar konsumen akan melakukan riset terhadap produk yang ingin mereka beli. Bagaimana cara mereka meriset produk? Tak lain dan tak bukan adalah melalui pencarian online.

Lewat Google misalnya, konsumen Anda akan melakukan riset terhadap sebuah produk di pencarian Google sebelum memutuskan untuk membeli produk tersebut.

Konsumen Gemar Berbelanja Online

Jadi, jika produk Anda mudah ditemukan di internet, kemungkinan besar produk Anda ditemukan oleh konsumen potensial Anda. Ingat, kompetitor Anda mungkin sudah ditemukan oleh konsumen potensial yang seharusnya menjadi konsumen Anda.

Konsumen Lebih Banyak Berinteraksi Secara Online

Dengan berbagai kebijakan demi mencegah penyebaran COVID-19, banyak orang yang memilih berdiam di rumah, belajar dari rumah, bekerja dari rumah. Nah, tingginya aktivitas di rumah ini membuat mereka mendapatkan kesempatan mengakses internet lebih banyak.

Mereka akan lebih sering membaca blog, mengunjungi website, menonton YouTube, dan segala sesuatunya dilakukan secara online. Itu lah mengapa produk yang dijual online cenderung mendapatkan perhatian lebih dari konsumen.

Empat kriteria ini sudah menjawab pertanyaan kenapa anda harus segera melakukan branding secara online kan?

Jika sudah, selanjutnya Anda tinggal menjalankan beberapa strategi pemasaran untuk mem-branding produk. Berikut merupakan cara merancang branding produk yang benar:

Merancang Branding Produk

Memiliki produk yang berkualitas dan layak jual saja tidak cukup. Anda tetap harus memperkenalkannya ke khalayak yang lebih luas melalui strategi branding yang tepat. Ikuti langkah ini untuk merancang branding produk yang baik:

Mengenali Produk Anda

Apakah Anda sudah benar-benar kenal dengan produk yang Anda jual? Apa kelebihannya? Kenapa produk Anda layak untuk dibeli oleh konsumen?

Dalam merancang strategi branding, Anda harus benar-benar memahami produk yang Anda jual. Melakukan analisa secara mendalam pada produk Anda dapat membantu untuk menentukan target pasar yang tepat.

Anda juga bisa melakukan riset terhadap kompetitor untuk mendapatkan strategi branding yang lebih baik. Amatilah siapa audiens kompetitor Anda, kenapa mereka mau membeli produk kompetitor? Seperti apa persona mereka dan demografisnya?

Data-data yang Anda kumpulkan tadi bisa dijadikan referensi untuk menerapkan strategi branding yang efisien pada produk Anda. Upayakan untuk menampilkan citra menarik yang memiliki ciri khas pada produk yang Anda pasarkan.

Membangun Imej Produk

Strategi Branding

Wardah menjadi brand kosmetik lokal yang populer. (foto: Doc. Biro Humas Kemenpar RI)

Selanjutnya Anda tingal membangun imej dari produk yang Anda branding. Imej adalah citra yang mewakili karakter produk yang sesuai dengan target pasarnya. Karakter produk yang unik dan menjawab pertanyaan pasar biasanya lebih cepat laku dan mudah diterima oleh target pasar.

Contohnya aplikasi Zoom Video. Bagi Anda yang sedang bekerja dari rumah pasti sudah mengenal aplikasi yang satu ini. Zoom Video merupakan aplikasi konferensi video online. Zoom Video banyak digunakan oleh mereka yang ingin melakukan konferensi jarak jauh.

Walaupun konferensi video juga bisa dilakukan dengan platform lain seperti WhatsApp misalnya, brand image yang melekat pada Zoom Video membuat audiens menganggap bahwa aplikasi ini lah yang pantas digunakan saat melakukan konferensi video online.

Berikut merupakan cara yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan brand image, antara lain:

  • Mengidentifikasi Pelanggan

Hal pertama yang dilakukan untuk mengidentifikasi pelanggan adalah dengan memasukkan pelanggan ke dalam beberapa kategori seperti umur, kesukaan, jenis kelamin, lokasi geografis dan berbagai data yang seduai dengan kebutuhan pemasaran.

Cara ini berguna untuk mendapatkan gambaran umum dan karakteristik pelanggan, sehingga Anda bisa menyediakan strategi branding yang tepat sesuai dengan karakter target pasar yang ditentukan. Data-data tersebut juga berfungsi sebagai materi dalam menyusun strategi pemasaran di kemudian hari.

  • Membangun Value Produk

Setelah Anda mendapatkan pemetaan yang sesuai target pasar, selanjutnya Anda harus melakukan upaya untuk membangun value produk. Pastikan produk yang Anda pasarkan sesuai dengan kebutuhan konsumen potensial.

Membangun value produk tidak harus melalui strategi hard selling. Anda bisa melakukan pendekatan yang lebih soft untuk menyebarkan informasi mengenai nilai produk yang Anda jual. Jangan berfikir untuk mendapatkan keuntungan banyak dalam waktu singkat, karena brand harus dibangun dalam jangka waktu yang panjang.

  • Menentukan Buyer Persona

Buyer persona adalah represntasi fiktif yang Anda dapatkan dari target pasar. Dalam bahasa sederhana, buyer persona mengajak Anda untuk memposisikan diri sebagai konsumen. Jika menjadi konsumen, apakah Anda bersedia membeli produk yang Anda tawarkan?

Cobalah untuk lebih objektif terhadap buyer persona yang Anda representasikan. Dari data buyer persona yang dihimpun, Anda akan lebih mudah untuk menentukan strategi pemasaran yang tepat sesuai dengan gambaran konsumen potensial Anda.

Bangun Brand Anda Lewat Social Media

Jualan di Instagram

Tak bisa dipunkiri bahwa social media masih menjadi media yang ampuh untuk membangun brand awareness terhadap sebuah produk. Itu lah mengapa banyak pelaku usaha yang memanfaatkan social media sebagai alat pemasaran.

Namun, Anda tidak boleh sembarangan melakukan branding di sosmed. Apalagi jika Anda ingin memasang iklan di sosmed, tanpa strategi yang matang, Anda hanya akan membuang-buang uang dari iklan sosmed.

Berikut merupakan cara yang tepat untuk membangun branding di sosmed, antara lain:

  • Buat Akun Khusus Bisnis

Jangan pernah menampilkan hal bersifat personal di akun ini. Anda sebaiknya menyisipkan kata kunci (keyword) yang biasa dicari orang lain dalam akun resmi Anda. Usahakan untuk membuat nama akun yang menarik dan iconic. Nama akun yang menarik mudah untuk diingat sehingga jualan anda pun laris di Instagram atau Facebook

Akun Instagram bisnis misalnya, akan memberikan banyak keuntungan untuk Anda, seperti tersedianya fitur insight yang bisa digunakan untuk mengukur performa bisnis dan strategi jualan di Instagram.

Fitur insight memuat tentang informasi penting, seperti tingkat engagement, impression, dan reach. Data yang ditampilkan pada fitur ini bisa anda gunakan dalam menentukan konten yang tepat untuk jualan di Instagram. Misalnya dari data engagement anda bisa melihat konten apa yang paling banyak memancing interaksi audiens, berapa banyak likes dan komentar nya.

  • Sajikan Konten Visual Yang Menarik

Upayakan untuk menyajikan konten visual berupa foto atau video yang sedap dipandang. Platform sosmed seperti Instagram biasanya menyediakan fitur filtrasi digital, Anda bisa memanfaatkan fitur ini agar tampilan akun anda lebih menarik.

Jangan lupa melengkapi foto dengan caption yang memuat informasi mengenai foto tersebut. Tuliskan deskripsi dari produk Anda, misalnya jenis bahan baku produk, rasa, harga, dan lain sebagainya.

  • Membuat Jadwal Posting

Upayakan setiap hari mengunggah konten di akun sosmed bisnis Anda. Agar lebih mudah melakukan jadwal posting, Anda bisa menggunakan beberapa tools. Anda bisa menggunakan dua tools populer yaitu Iqonosquare dan Hootsuit.

Dari dua aplikasi tersebut Anda bisa memantau perkembangan promosi bisnis sesuai dengan KPI atau Key Performance Indicators. Apa itu?

KPI adalah indikator yang menentukan apakah strategi pemasaran yang anda jalankan sudah sesuai dengan target yang Anda tetapkan. KPI merupakan ukuran yang sangat penting diperhatikan dalam menjalankan kampanye promosi digital.

  • Unggah Ulasan Pelanggan

Kepuasan pelanggan menjadi yang utama dalam sebuah bisnis. Apalagi bagi Anda yang jualan di sosmed, jika Anda mendapatkan ulasan atau testimonial dari pelanggan, ada baiknya Anda mengunggahnya. Cara ini juga berguna untuk menjalin interaksi dengan para pelanggan.

Mengoptimasi Website Bisnis

seo.com

Optimalkan website anda menggunakan teknik SEO. (Foto: Dok. Seo.com)

Salah satu cara yang efektif untuk merancang strategi branding jangka panjang adalah dengan teknik SEO. Search Engine Optimization (SEO) telah menjadi salah satu teknik pemasaran online yang ampuh mendatangkan penjualan. SEO bertujuan untuk menjaring lebih banyak traffic organik dengan mengoptimasi setiap page yang digunakan oleh sebuah website.

SEO sangat tepat digunakan sebagai strategi promosi jangka panjang. Karena bertujuan untuk menjaring traffic organik, menggunakan teknik SEO cenderung lebih hemat dan bisa dilakukan secara berkelanjutan.

Keuntungan apa yang Anda dapatkan melalui SEO?

  • Memenangkan persaingan

Website yang berada di peringkat teratas pencarian Google, berpotensi lebih besar untuk mendapatkan konsumen potensial. Teknik SEO yang tepat, membantu website Anda memenangkan persaingan digital di antara kompetitor serupa.

Baca Juga: 9 Teknik SEO Yang Menjadi Tren Pemasaran Online di Tahun 2020

  • Meningkatkan konversi

Website yang mudah ditemukan di pencarian online tentu berpotensi untuk menghasilkan tingkat konversi yang lebih tinggi. Teknik SEO yang kami jalankan memadukan teknik optimasi website dengan teknik copywriting yang menjual. Melalui teknik ini, potensi untuk menghasilkan konversi yang lebih tinggi pun akan semakin terbuka lebar.

  • Meningkatkan brand awareness

Dengan teknik SEO, bisnis Anda lebih mudah mendapatkan reputasi digital. Reputasi bisnis yang baik cenderung meningkatkan brand awareness dari bisnis yang Anda jalankan.

  • Tidak membutuhkan biaya iklan

Karena ditujukan untuk menjaring traffic organik, menggunakan teknik SEO tentu akan meningkatkan performa website Anda secara organik pula. Website yang muncul natural di daftar pencarian Google tentunya tidak memerlukan biaya iklan. Selain lebih hemat, teknik SEO yang tepat membuat website Anda lebih disukai oleh alogirtma Google, sehingga akan direkomendasikan pada peringkat teratas daftar pencarian.

Related Posts